HeadlinePilihan Editor

Proyek Pembangunan Asrama Santri Ponpes Mi’rojul Ihtida’ Desa Tarum Hibah Dari Pemrov Jatim Tahun Anggaran 2022 Rp 350 Juta Hanya Menerima Manfaat saja

Pekerjaan Proyek Pembangunan Gedung Asrama Santri 3 (tiga ) lokal yang dikontraktualkan Kepada Fathor oleh Pihak penerima Hibah sebesar Rp 350 Juta dari Pemprov Jatim atas Nama KH.Fauze Jais

Bondowoso,Suara Keadilan.Com.Proyek Pembangunan Gedung Asrama Santri 3 (tiga) lokal Di Ponpes Mi’rojul Ihtida’ Desa Tarum Kecamatan Prajekan Kabupaten Bondowoso.

Hanya menerima manfaat,Proyek Pembangunan gedung Asrama Santri tersebut di borongkan /Di Kontraktualkan Kepada Fathor orang Tanggul Jember,”katanya.

Pekerjaan Proyek Pembangunan Gedung Asrama Santri 3 (tiga ) lokal yang dikontraktualkan Kepada Fathor oleh Pihak yang menerima Hibah sebesar Rp 350 Juta dari Pemprov Jatim atas Nama KH.Fauzen Jais.

Proyek kegiatan tersebut seharusnya yang mengerjakan adalah Ponpes Mi’rajul Ihtida’ sebagai penerima Dana hibah dan yang akan bertanggung jawab dalam penyelesaian SPJ nya nanti.

Namun, kenyataannya, Pembangunan Gedung Asrama Santri tersebut telah dikerjakan oleh Kontraktor liar, tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Diketahui, Proyek Pembangunan Gedung Asrama Santri 3 (tiga) lokal senilai Rp 350 juta,seharusnya, dikerjakan secara swakelola.

Namun kenyataannya tidak sesuai dengan Fakta Integritas dengan tanda tangan Kontrak dan apa yang tertuang di surat pernyataan NPHD oleh Pihak Lembaga.

Oleh Penerima Hibah yang Dananya sudah ditransfer oleh pihak Pemprov Jatim melalui Rekening Atas Nama Kyai Fauzen Jais ternyata Pekerjaan Proyek Pembangunan Gedung Asrama Santri tersebut diborongkan/kontraktual ke pihak ketiga.

Dari hasi Investigasi Media ini di Lapangan semua lembaga sekolah maupun yayasan yang mendapatkan Proyek Pembangunan Gedung dari Pemrov Jatim Anggaran Tahun 2022. Dengan anggaran masing – masaing Rp 350.000.000.

Dengan sengaja melanggar Undang Undang No 14 Tahun 2008 (KIP) tentang keterbukaan informasi kepada Publik. Dengan sengaja tidak memasang Papan Nama/Papan Informasi Sanksiknya adalah Pasal 52.Berikut dengan Sanksi Denda Dan Pidananya.

Sementara dilain Pihak Bupati LSM LIRA Ahroji, SH.pada saat berada di lokasi Proyek Pembangunan Gedung Asrama Santri mengatakan kepada Media ini bahwa.

Apa yang dilakukan oleh Fathor dan Kawan Kawan nya dengan cara merampas Uang Dana Hibah dari Lembaga sebesar Rp 350.000.000.Melanggar hukum tentang Pemerasan.(Sabtu,22/1/2022)

Dan Proyek tersebut dikerjakan secara asal asalan bahkan,yang lebih parah lagi Dana Rp 350 Juta, diambil semua sedangkan pemilik Ponpes hanya gigit jari perbuatan tersebut sudah jelas melanggar hukum pasti kami laporkan kepada APH,” katanya.

Ditambahkan Pekerjaan Proyek Pembangunan Gedung Asrama Santri Dilembaga Ponpes Mi’rajul Ihtida’ Desa Tarum yang diKontraktuakan kepada Fathor yang beralamat Di Desa Tanggul Jember.

Dengan rincian hitungannya sebagai berikut lebar 5 Meter dan Panjang 15 Meter di borongkan harga Per/Meternya sebagai berikut 5.Meter X15.Meter Jumlahnya = 75 Meter X RP 2500.000/Meter Rp 187.000.000.

Sedangkan Dana Hibah yang diambil dari Lembaga Ponpes Mi’rajul Ihtida’ sebesar Rp 350.000.000.Rp 187000.000.

Maka keuntungan yang diperoleh Fathor sebesar Rp 163.000.000.tanpa harus membayar Pajak PPN Dan PPH kepada Negara,”tutupnya.(Dar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker