HeadlinePilihan Editor

Ahroji Bupati LSM LIRA Mengutuk Keras Proyek RKB 2 Lantai MTS Ibrahimy Di Desa Cereme Dikerjakan Asal -Asalan

Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Di MTS Ibrahimy ini adalah Hibah dari Pimprop Jatim sebesar Rp 350.000.000,00.- untuk dikerjakan sesuai dengan RAB dan tanda tangan Kontrak Kalender Kerja tempat waktu pada tahun anggaran 2022 tapi sampai Januari Tahun 2023 Proyek tersebut masih nol %

Bondowoso,SKN.Com.Ahroji Bupati LSM LIRA mengutuk keras dengan adanya Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB) 2 lantai di MTS Ibrahimy Desa Cereme,pasalnya Pembangunan tersebut dikerjakan secara serampangan bahkan, terkesan dikerjakan asal – asalan oleh pihak yang menerima bantuan hibah dari Pimrop Jatim Tahun Anggaran 2022,”Geramya.

Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Di MTS Ibrahimy ini adalah Hibah dari Pimprop Jatim sebesar Rp 350.000.000,00.- untuk dikerjakan sesuai dengan RAB dan tanda tangan Kontrak Kalender Kerja tempat waktu pada tahun anggaran 2022 tapi sampai Januari Tahun 2023 Proyek tersebut masih nol %,”ujarnya.

Fakta dilapangan pada saat kami melakukan Investigasi banyak temuan diantaranya Fathor Kontraktor yang mengerjakan Proyek Pembangunan tersebut dan orang yang paling bertanggung jawab terhadap Bangunan gedung itu sudah kabur.

Hal ini diungkap oleh salah satu tukang bernama Hasan dari Tanggul jember yang menjadi korban tidak dibayarnya HOK selama 15 hari Kerja.Untuk sementara sisanya ada 5 pekerja masih bertahan dan itu sudah di upah oleh pihak Ponpes Ibrahmy,” kata Hasan dilokasi Bangunan (18/1/2023).

“Selain hal tersebut diatas kami menemukan pekerjaan pemasangan kayu untuk usuk dan reng yang dipasang kayu jenis serabutan bahkan kayu yang bengkok tetap dipasang tidak secara tidak karuan.

Dan juga genteng yang naikan adalah genteng bekas cara pemasangannya tidak beraturan,sehingga dilantai 2 atas air hujan melimpah ruang masuk keruangan kelas.

Berikutnya pekerjaan pemasangan Besi yang digunakan untuk Besi kolom benton adalah Besi 6 mm bukan Besi SNI ukuran 12 mm sebanyak 32 batang(SNI).

Dan untuk cincin reng begel sangkang yang digunakan 4mm bukan Besi ukuran 6 mm,(SNI) jaraknya hanya 15 cm.Seharusnya jaraknya antara reng begel 20/25 cm,”ungkap Ahroji SH.

Selanjut Bupati LSM LIRA meminta kepada semua pihak yang terlibat didalam Pekerjaan Proyek Pembangunan MTS Ibrahimy untuk segera membongkar semua yang menjadi temuan kami karena dapat dipastikan Gedung MTS tersebut akan abruk. Dan kami tidak akan tinggal diam karena disana tempat saya dilahirkan dan dibesarkan,” imbuhnya.(dar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker